travelid-kompas
Sejumlah peserta berlari meninggalkan garis start pada Bank Jateng Borobudur Marathon (BJBM) 2017 di Taman Wisata Candi (TWC) Borobduur, Magelang, Jateng, Minggu (19/11). Sebanyak 8.754 peserta dari dalam dan luar negeri mengikuti BJBM yang meombakan tiga kategori Full Marathon (42 km), Half Marathon (21 km) dan 10 K (10 km) dengan total hadiah sebesar Rp 2,3 miliar. ANTARA FOTO/Anis Efizudin/ama/17(ANTARA FOTO/ANIS EFIZUDIN)

Magelang, Jawa Tengah, menuntut pelari jarak jauh atau maraton tingkat dunia. Terbukti, melalui sebuah survei klub maraton dunia, Globerottes, Borobudur Marathon dipilih oleh mayoritas pelari sebagai pertemuan reuni dan pelari. Melalui situs resmi Globerottes, anggota diminta memilih acara sekaligus lokasi pertemuan tahunan. Pilihan jatuh pada Marathon Borobudur di Indonesia, Marathon Panama di Panama, dan Run for the Young di Australia.

Akibatnya, Marathon Borobudur dipilih lebih oleh anggota Globerotters (12) dari Marathon Panama (9) dan Run for the Young Australia (8). “Pertemuan lima tahun dan reuni akan diadakan pada hari Sabtu siang, 17 November, di Magelang, Indonesia, dan dilanjutkan di Marathon Borobudur pada hari Minggu, 18 November 2018,” dikutip dari situs resmi Globerotters. Dengan pemandangan candi Budha terbesar dan bersejarah di dunia, arena Marathon Borobudur ditunggu-tunggu oleh banyak pecinta olahraga yang sedang berlari di dunia.

Dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia telah aktif menyelenggarakan acara olah raga internasional. Selain Borobudur Marathon, acara olah raga internasional yang terkenal dari Indonesia termasuk Asian Games 2018 di Jakarta, balapan triatlon Iron Man 70.3 Bintan, lomba sepeda Tour de Singkarak, Tour de Jakarta, Tour de Banyuwangi, dan Tour de Flores.

sumber: kompas[dot]com

Komentar

Tulis komentar disini !

Leave a Reply